Sunday, 1 November 2015


Populasi Murai Batu Yang Semakin Langka
Tingkat kelangkaan Murai Batu di Indonesia sudah memasuki keadaan kritis, kepunahan menjadi gambaran ke depan jika keadaan ini tidak segera ditanggulangi. Kawasan daerah penyebaran populasi burung Murai Batu seperti : Kalimantan, Sumatera, Lampung, Jawa, Bangka Belitung sudah menunjukkan pengurangan populasi yang sangat signifikan. Bahkan untuk di pulau bangka sendiri jenis murai batu hampir sudah tidak tampak lagi di alam liar, jikapun ada itu di daerah pedalaman yang terpencil jauh dari jangkauan manusia. Kelangkaan yang terjadi menjadikan kenaikan harga burung Murai Batu tidak tanggung-tanggung melonjak naik. Beberapa penjual Murai Batu banyak yang menerima Murai Batu hasil tangkapan liar hutan dengan harga sampai jutaan, walaupun kondisi burung masih belum stabil. Itu dikarenakan apabila nanti Murai Batu tangkapan liar tersebut sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan dan suara kicauan sudah terlatih maka harganya bisa mencapai puluhan jutaan rupiah. Untuk memastikan hal itu anda dapat mengamati di beberapa toko online yang menjual Murai Batu seperti toko bagus, berniaga dan lainnya, pasti Murai Batu yang dijual harganya rata-rata kisaran di atas satu juta. Banyak faktor memang yang penyebab kelangkaan Murai Batu tersebut :
Perburuan Liar
Keeksotisan karisma yang dimiliki Murai Batu menjadi alasan tingginya perburuan terhadap burung jenis ini di alam liar, perburuan dilakukan tidak hanya terhadap Murai Batu dewasa tetapi anakan murai batu yang masih dalam sangkar juga menjadi sasaran. Jumlah Murai Batu di alam liar yang sedikit membuat perkembangbiakan burung jenis ini menjadi sangat lambat.

Perdagangan Ilegal
berita ini merupakan bukti yang real perdagangan ilegal di Indonesia masih tinggi, meskipun Murai Batu termasuk ke dalam satwa yang dilindungi undang-undang namun ketidakpedulian banyak pihak menyebabkan perdagangan Ilegal terhadap burung Murai Batu kerap kali terjadi.
Rusaknya Ekosistem Hutan
Penebangan liar, pembakaran Hutan, serta pengalihfungsian hutan menjadi pemukiman penduduk menjadikan ekosistem tempat tinggal bagi Murai batu dan hewan lainnya menjadi terancam. Tidak tersedianya tempat yang aman mengakibatkan daerah populasi Murai Batu sulit diketahui keberadaannya.
Kurangnya pelestarian
Segala macam faktor penyebab kelangkaan Murai Batu faktanya tidak diiringi dengan keseimbangan langkah untuk menanggulanginya. Penangkaran-penangkaran Murai Batu untuk setiap Provinsi di Indonesia rasanya bisa dihitung jari, tidaklah heran apabila kelangkaanpun menyerang jenis Murai Batu.
Kelangkaan yang terjadi merupakan keadaan yang tidak baik apabila tidak segera diambil langkah-langkah konkret untuk mengatasinya. Salah satu langkah konkret yang dapat kita lakukan adalah dengan terus menjaga kelestarian Murai Batu di alam liar agar tetap berkembang biak dengan baik. Adanya peraturan pemerintah terhadap satwa liar yang dilindungi termasuk Murai Batu sudah sepatutnya kita dukung dengan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang membawa Murai Batu ke dalam kelangkaan. Semoga ke depan Murai Batu bisa terus lestari dan tetap terjaga untuk meramaikan jenis burung kicauan di Indonesia.
 


Gambar Murai Borneo
 
 


Cara Membedakan Jenis Murai
 
 


sekian dari saya trimakasih sudah mengunjungi.

Thursday, 15 October 2015

Mencari Anakan Murai Yang Bagus

1. Ciri Fisik
Bentuk Tubuh
Ciri Fisik Dari bakalan murai batu Yang Bagus
Adalah memiliki Bentuk Tubuh Yang gede Dan
Panjang. KARENA murai batu Yang memiliki cirri
seperti inisial akan Tampak LEBIH gagah, anggun, Dan
mempesona Saat besarbesaran berkicau. Dan jika burung
tersebut dilombakan akan berpengaruh Terhadap
lawannya burung mental.
Kepala
PADA umumnya burung murai batu kepalanya
bulat Berbentuk. TAPI usahakan Mencari murai
batu Yang kepalanya Agak gepeng Dan TIDAK
Terlalu bulat. KARENA Bentuk kepala seperti Suami
DAPAT mendukung hd Dan penampilan burung
Saat besarbesaran berkicau.
Paruh
Bentuk paruh biasanya berpengaruh PADA Kicauan
Yang dihasilkan. Burung murai batu Yang
kicauannya menarik biasanya memiliki paruh
Yang Agak Panjang Dan TIDAK Terlalu Tebal.
Biasanya para Penggemar burung murai batu
akan memilih burung Yang memiliki paruh
tersebut. KARENA burung murai batu Yang memiliki
paruh seperti Suami akan memiliki Suara Yang keras,
gede, Dan Tajam.
Mata
Biasanya Penggemar burung Jarang Yang
memperhatikan mata. Yang terpenting Adalah
bahwa mata burung tersebut terlihat sehat, Dan
TIDAK Cacat. TAPI Seorang Penggemar burung
murai batu akan memilih burung Yang memiliki
mata melotot. KARENA burung Yang matanya
melotot akan terlihat LEBIH garang Dan biasanya
burung Suami memiliki Bentuk Tubuh Yang gede Dan
Panjang Serta LEBIH lincah.
Leher
Para Penggemar murai batu biasanya akan
Mencari murai batu Yang berleher Panjang.
KARENA murai batu Yang berleher Panjang akan
memiliki Kicauan Yang Panjang, keras, Tajam, Dan
DAPAT sambung menyambung. Dan burung murai
batu Yang berleher Panjang biasanya DAPAT
bergaya LEBIH Bagus Saat berkicau Dari Yang
berleher Pendek.
Kaki
Lihat Dan telitilah kesemek murai batu. Terkadang ADA
kesemek Yang Terluka Dan TIDAK Tampak di Depan.
KARENA biasanya luka kesemek bakalan murai batu
berada di Bagian Bawah Dan Pangkal kuku.

Ada 3 macam warna kesemek murai batu Yaitu, warna
cokelat kehitam-hitaman, cokelat kemerah-
merahan, Dan warna kuning Keputih-putihan.
Para penggemarnya biasanya LEBIH memilih murai
Yang memiliki kesemek cokelat kehitam-hitaman,
KARENA murai batu Suami Yang memiliki kesemek seperti
Suami dipercaya memiliki baja mental. TAPI
sebenarnya HAL ITU Hanya merupakan Keyakinan
Saja. Serta Kicauan Dari jiwa burung
sebenarnya ditentukan faktor keturunan Diposkan Dan
Cara perawatannya
Ekor
Dari ekor bakalan murai batu Menjadi HAL Penting
Yang Harus diperhatikan. KARENA ADA jika ekor
Dari bakalan tercabut Saat menangkapnya, Maka
ekor Suami TIDAK PERNAH akan Tumbuh Lagi. Dan kalau
HAL Suami Terjadi, Maka akan merusak cirri Fisik Dari
burung tersebut.
2. Ciri Ketrekan

Ketrekan artinya Adalah Dari burung murai Suara
Yang Selalu diperdengarkan Saat ADA Sesuatu
Yang dianggap mencurigakan. JUGA Bila ada
Seseorang Yang mendekati sangkarnya Maka besarbesaran
akan bereaksi melompat-Lompat KE Jeruji
sangkarnya. Biasanya besarnya Suara kretekan
Menjadi Pedoman hearts PENILAIAN KUALITAS
bakalan murai batu. Kalau Usia murai batu
Sudah dewasa tersebut biasanya DAPAT bersuara
DENGAN Keras Dan suaranya DAPAT bersambung.
Hal inisial menandakan kalau murai batu tersebut
memiliki KUALITAS Suara yang Baik.
Cara Membedakan Murai batu
Jantan Dan Betina
Dalam memilih burung murai batu medan Yang
Bagus, Andari Harus DAPAT membedakan mana
murai batu jantan Dan mana murai batu betina.
Hal inisial faktor Menjadi Penting hearts
Pemeliharaan murai batu, KARENA cuma murai
batu Yang jantan Saja Yang Bisa berkicau DENGAN
Suara Yang Bagus. Untuk burung murai batu
Medan betina Jarang Sekali berkicau Dan suaranya
TIDAK sekeras murai batu jantan. Dan Suami Berlaku
PADA SEMUA JENIS burung.
A. Ciri Fisik.
Terdapat 3 Bagian Tingkat Usia murai batu Yang
dijual di Pasar Burung, Yaitu anakan, muda hutan,
Dan dewasa. Murai batu dewasa Dan murai batu
muda memiliki cirri Fisik Yang sama, sedangkan
murai batu anakan memiliki cirri Fisik Yang Sulit
Dilihat DAN BERBEDA DENGAN murai batu muda Dan
dewasa. Di Bawah Suami Adalah Fisik cirri-Ciri
masing -masing JENIS murai batu:
1. Burung murai batu muda hutan jantan Dan
dewasa:
Berbadan gede
Bulunya berwarna hitam Pekat, terutama
Diantara bulu Yang warnanya hitam Dan
kecokelatan Agak.
Bulunya halus Agak
Memiliki ekor Yang Panjang Dan KUAT.
Kakinya bersisik Agak kasar.
2. Burung murai batu betina dewasa.
Berbadan LEBIH Kecil
Bulunya berwarna hitam keabu-abuan,
terutama Diantara bulu berwarna Yang
hitam Dan Agak kecokelatan.
Berekor Pendek Dan Kecil.
3. Burung Murai batu anakan Jantan.
Berbadan Agak gede Dan Panjang
Kelak jika besarbesaran dewasa Tumbuh bulu berwarna
hitam, bintik-bintik Terdapat bulu berwarna
cokelat.
Ekornya Agak Panjang Dan gede.
Sayapnya Terdapat totol-totol Yang
warnanya cokelat.
4. Burung Murai batu Betina Anakan.
Berbadan Agak Kecil
Kelak jika besarbesaran dewasa Tumbuh bulu berwarna
hitam keabu-abuan, Terdapat bulu muda
Yang warnanya Keputihan Dan sedikit
Dan cokelat warnanya memanjang KE
Bawah.
Berekor Pendek Dan Kecil.
Itulah Cara mengetahui untuk review bakalan Ciri-Ciri
murai batu jantan Dan betina Supaya Bisa Andari
jadikan PANDUAN untuk review memilih murai batu Yang
Berkualitas.
Dan demikianlah beberapa Informasi dan Tips
Yang DAPAT Saya tulis Mengenai Ciri murai batu
medan Yang Bagus Beserta Cara untuk review
membedakan burung jantan Dan betina. Semoga
artikel Suami Bagi bermanfaat Andari Yang memiliki
burung murai batu Medan.

Tuesday, 13 October 2015

Keuntungan Beternak Murai

       Ternak murai batu merupakan kelanjutan artikel saya dengan tema usaha rumahan ternak burung. Murai batu sendiri merupakan salah satu jenis burung kicau yang tidak kalah diminati dari burung lain seperti kenari dan cucak rowo. Harga burung ini bervariasi anda bisa melihatnya di bawah ini :

Murai batu medan jantan                                                Rp 2.500.000,-
Murai batu medan betina                                                Rp 1.300.000,-
Murai batu medan trotolan hutan jantan                          Rp 1.950.000,-
Murai batu medan hutan dewasa                                     Rp 1.700.000,-
Murai batu medan siap ternak (sepasang)                        Rp 7.000.000,-
Murai batu lampung jantan                                             Rp 1.500.000,-
Murai batu lampung betina                                             Rp 1.000.000,-
Murai batu lampung siap ternak (sepasang)                      Rp 6.000.000,-
Murai batu MH Lampung                                                 Rp 1.200.000,-
Murai batu dewasa hutan kalimantan                              Rp 450.000, - 500.000,-
Murai nias raja trotolan                                                  Rp 1.500.000,-
Murai batu nias trotolan                                                 Rp 1.250.000,-
Murai batu nias dewasa hutan                                         Rp 1.000.000,-
Murai nias gacor                                                             Rp 1.500.000, - 3.500.000,-
Murai air                                                                       Rp 250.000,-

       Memang bukan jenis burung yang murah dan anda tentu harus merogoh kocek yang lebih dalam untuk memulai usaha ternak burung murai batu ini. Olehkarena itu, sangat di sarankan untuk yang ingin memulai usaha ini, anda memiliki kesenangan atau hobi di bidang kicau burung ini agar anda lebih tekun dan mau melakukan apa saja untuk menjadikan usaha anda berhasil.

# CARA TERNAK MURAI BATU
Ternak murai batu hampir sama dengan cara ternak kenari maupun cucak rowo, anda harus memperhatikan langkah - langkah berikut ini :

1. PEMILIHAN INDUK

       Ini laih point pertama dan paling utama dalam memelihara burung murai batu medan. Untuk memilih indukan yang bagus, maka bisa anda lihat dari kesehatan burung tersebut. Anda akan mendapatkan burung yang lebih bagus lagi jika sudah pernah mengikuti kompetisi burung karena otomatis burung tersebut memiliki gen petarung. 

2. PENJODOHAN

       Sebelum anda satukan indukan burung tersebut dalam satu sangkar. Anda pisahkan dulu kedua burung tersebut di dua sangkar berbeda yang keduanya di tutupi sarung kandang. Biarkan ke dua burung tersebut saling berkicau dan saling menyahut satu sama lain. Jika kedua indukan tersebut sudah padu yaitu ditandai dengan menyatunya suara kicau mereka maka buka kerodong atau sarung kandang mereka namun jangan di satukan dalam satu kandang. 

       Dekatkan kedua kandang pada jarak 4 m, jangan terburu - buru menyatukan mereka karena bisa saja induk jantan menyerang betina hingga terjadi kematian. Tunggu hingga sang jantan tertarik untuk mengawini betina yaitu ditandai dengan suara merdu sang jantan untuk menarik perhatian. Adapun sang betina jika sudah mengibaskan sayapnya atau menggoyang ekornya, maka telah siap kawin namun jika hanya dia saja maka induk betina tersebut mash belum siap kawin. 

       Jika kedua Indukan sudah siap kawin, maka satukan mereka ke dalam satu kandang. Sebelum terjadi fase telur, sang jantan biasanya akan membangunkan sarang untuk sang betina. Telur yang di hasilkan biasanya 3 - 5 telur sekali masa bertelur. 

Analisa Usaha :
Usaha bisnis rumahan ini memang terbilang mahal, namun termasuk menguntungkan. Di lansir dari situs perhutani. Pendapatan dari penangkaran burung ini bisa mencapai 5 juta perbulan bahkan lebih tergantung skala usaha anda.

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Akan Kita Bahas Lagi Kelanjutanya  di Next Time